Rabu, 20 Februari 2013

THERMAL OVERLOAD RELAY (TOR)


Electrician Shipyard mana yang tidak mengenal alat yang satu ini?ya...saya yakin semua Electrician Shipyard pasti tahu dan paham bagaimana memperlakukan peralatan ini.Materi ini saya tujukan untuk teman-teman elctrician shipyard yang baru belajar untuk mengenali.Karena aplikasi alat ini sangat banyak kita temukan di kapal,baik dalam electrical production maupun Electrical Facility didalam electrical shipyard(galangan kapal).

Untuk para senior electrician yg kebetulan lewat di blog ini,mungkin materi ini tidak begitu penting .paling tidak untuk mengingatkan dan memahami kembali supaya tidak lupa..he..he.Materi ini saya dapatkan dari blogger yang lain,mudah2an bermanfaat bagi kita semua.

Thermal Over Load atau disebut dengan thermal relay atau thermal overload relay (TOR) adalah komponen pada installasi tenaga listrik yang berfungsi sebagai pengaman instalasi terhadap beban lebih. Cara kerja overload adalah dengan memanfaatkan pelat bimetal yang akan memutus jika terjadi arus listrik melampui batas kapasitasnya.Prinsip kerja ini hampir sama dengan cara kerja pada MCB untuk mengamankan arus lebih yang mengalir pada installasi penerangan maupun tenaga ( motor ).

simbol TOR


Penyambungan TOR dengan MC
Dari gambar diatas dapat dilihat bahwa 3 kaki utama pada overload dihubungkan ke sumber sumber tegangan 3 fasa melalui magnetic contactor dan 3 kaki utama lainnnya dihubungkan ke terminal motor 3 fasa. Pada over load terdapat kontak NO yaitu kaki 97-98 dan NC pada kaki 95-96.


Cara kerja Thermal Overload Relay


Bagian-bagian Thermal Overload relay



Jika terjadi beban lebih pada motor maka arus akan meningkat dan memutus bimetal. Maka kontak NO dan NC pada overload juga bekerja. Kontak NC digunakan untuk memutus rangkaian control yang mengendalikan Magnatic contactor. Dengan terbukanya kendali ke Magnetic contactor yang mengendalikan rangkaian utama maka motor akan berhenti bekerja. Sedangkan kontak NO dapat dihubungkan dengan lampu indicator terjadinya beban lebih pada rangkaian.

Thermal overload relay (TOR) mempunyai tingkat proteksi yang lebih efektif dan ekonomis, yaitu:
1. Pelindung beban lebih / Overload
2. Melindungi dari ketidakseimbangan phasa / Phase failure imbalance
3. Melindungi dari kerugian / kehilangan tegangan phasa / Phase Loss.

Karakteristik TOR 
1. Terdapat konstruksi yang berhubungan langsung dengan terminal kontaktor magnit.
2. Full automatic function, Manual reset, dan memiliki pengaturan batas arus yang dikehendaki untuk digunakan.
3. Tombol trip dan tombol reset trip, dan semua sekerup terminal berada di bagian depan.
4. Indikator trip
5. Mampu bekerja pada suhu -25 °C hingga +55 °C atau (-13 °F hingga +131 °F)

Didalam kapal bisa kita temukan beragam merk/brand dari TOR itu sendiri,tapi intinya dan cara kerjanya sama
Mudah-mudahan materi ini dapat membantu para electrician shipyard yg baru belajar memahami peralatan ini.Kesalahan penulisan dan materi bisa saja terjadi,mohon para senior electrician shipyard untuk dapat mengkoreksinya demi kebaikan kita bersama.